KAMI SANGAT MENGHARGAI KOMENTAR ANDA, APA PUN ITU !

Selasa, 19 Oktober 2010

Dasar Dasar Fotografi


Inti dari sebuah kegiatan fotografi adalah cahaya. Ketersediaan cahaya yang memadai adalah mutlak diperlukan jika kita ingin menghasilkan sebuah karya foto yang layak. Cahaya ini dibagi dalam 2 jenis pokok; yaitu cahaya visible dan cahaya invisible. Cahaya visible adalah cahaya normal yang dapat tertangkap oleh mata manusia, baik itu cahaya alami yang bersumber dari cahaya matahari maupun cahaya buatan manusia yang bersumber pada lampu continues maupun flashlight atau yang biasa dikenal dengan sebutan blitz. Cahaya invisible contohnya adalah seperti dalam pemotretan dengan infra merah atau sinar X untuk rontgen.
Teknik fotografi sesungguhnya adalah teknik kompensasi. Kompensasi dari beberapa kerja teknis kamera. Tiga hal utama dari kinerja kamera tersebut adalah ISO, DIAFRAGMA dan SHUTTER SPEED. Ketiga hal inilah yang sesungguhnya paling berperan dalam teknis fotografi meski masih sangat banyak aspek teknis lainnya yang terdapat dalam sebuah kamera.
1. ASA/ISO (Kepekaan media terhadap cahaya)
Media yang dipakai dalam fotografi konvensional adalah suatu lapisan tipis (film) yang peka terhadap cahaya berupa butiran-butiran halus. Kepekaan terhadap cahaya ini dikategorikan dengan satuan ASA/ISO. Dalam fotografi digital media penerima cahaya ini berwujud sensor. Bedanya, kepekaan (ISO) pada sensor bisa diatur sewaktu-waktu tanpa perlu mengganti sensor.
Angka untuk ASA/ISO yang umum digunakan adalah 25, 50, 100, 200, 400 dan seterusnya yang merupakan kelipatan dari angka sebelumnya. Semakin besar angka ASA/ISO maka semakin peka terhadap cahaya dan memiliki butiran yang semakin kasar. Pada kamera digital, data ISO bisa lebih banyak variasi.
Penggunaan ASA/ISO dengan angka yang besar memungkinkan pemotretan dengan hanya sedikit cahaya seperti dalam ruangan, sore hari/mendung tetapi mempunyai efek hasil gambar yang kasar terutama dalam pencetakan gambar yang besar. Sedangkan ASA/ISO yang kecil membutuhkan banyak cahaya tetapi menghasilkan gambar yang halus dalam pembesarannya.
2. Kecepatan/Shutter speed.
Kecepatan/shutter speed adalah suatu mekanisme di dalam kamera yang mengatur lamanya cahaya yang masuk ke dalam kamera dalam satuan detik. Angka yang tertera di kamera adalah B, 1, 2, 4, 8, 15, 30, 60, 125, 250, 500 dan seterusnya yang merupakan kelipatan angka sebelumnya. Angka maksimal untuk Kecepatan/Shutter speed tergantung pada kemampuan dari kamera tersebut.
Angka-angka tersebut bukanlah angka yang sebenarnya dalam detik tetapi merupakan penyebut dari pecahan satu per ( 1/x) sehingga dengan angka yang tertera sebesar 60 maka cahaya yang masuk adalah satu per enam puluh detik (1/60 detik).
Efek yang ditimbulkan pada perubahan Kecepatan terutama pada benda bergerak. Benda bergerak yang di ambil dengan kecepatan tinggi akan terlihat diam dan yang diambil dengan Kecepatan rendah akan terlihat garis memanjang.
3. Diafragma
Diafragma adalah suatu mekanisme dalam kamera (lensa) yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke kamera. Bagian ini terdapat dalam susunan lensa berupa lembaran membentuk lubang/lingkaran yang bisa berubah ukuran. Semakin besar pembukaan diafragma maka semakin banyak cahaya yang masuk dan sebaliknya semakin kecil bukaan diafragma maka semakin sedikit cahaya yang masuk.
Angka yang biasanya tertera untuk diafragma adalah 1,4 - 2,8 - 4 - 5,6 - 8 - 11 - 16 dan 22. Angka yang besar menunjukkan bukaan diafragma yang kecil dan angka semakin kecil maka bukaan diafragma menjadi besar.
Banyaknya angka diafragma dalam suatu lensa tergantung juga pada kemampuan lensa untuk meneruskan cahaya. Misalnya lensa Sudut Lebar/Wide angle dengan susunan lensa sedikit dan pendek akan lebih banyak memasukkan cahaya, biasanya angka diafragma bisa mencapai 1,4 sedangkan pada lensa tele yang susunan lensanya lebih banyak dan panjang biasanya diafragma terendah sekitar 4 atau 5,6. Untuk keperluan khusus ada juga lensa tele dengan diafragma hingga angka 1,4 yang biasanya memiliki lensa yang sangat besar.
Diafragma mempunyai efek pada gambar yang disebut Depth of Field atau Ruang Ketajaman. Misalnya dengan menggunakan diafragma 1,4 atau dengan bukaan lebar maka semua benda sebelum dan sesudah obyek akan terlihat buram. Sedangkan pada penggunaan diafragma 22 atau bukaan kecil benda di depan obyek focus dan di belakangnya akan terlihat jelas.

Diafragma bukaan lebar (angka kecil). Diafragma bukaan kecil (angka besar).
4. Hubungan ASA/ISO, Kecepatan dan Diafragma.
Ketiga komponen yang mengatur masuknya cahaya ke dalam kamera tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Untuk jumlah cahaya yang masuk dengan porsi yang sama maka dengan perubahan salah satu faktor tersebut harus diimbangi dengan perubahan yang lainnya.
Sebagai contoh, suatu obyek di foto dengan ASA 100, 1/60 dan 5,6 maka bila kita menggunakan ASA 200 maka akan sama hasilnya dengan urutan 1/125 dengan 5,6 atau menggunakan 1/60 
dengan diafragma 8.

berbagai sumber
baca selengkapnya >>

Rabu, 13 Oktober 2010

JAZZ

Double bassist Reggie Workman, pemain saksofon tenor Firaun Sanders, dan drummer Muhammad Idris tampil pada tahun 1978
Jazz bisa sangat sulit untuk menentukan karena membentang dari waltz Ragtime untuk fusi era tahun 2000-an. Meskipun banyak upaya telah dilakukan untuk menentukan jazz dari sudut pandang di luar jazz, seperti menggunakan sejarah musik Eropa atau musik Afrika, kritikus jazz Joachim Berendt berpendapat bahwa semua upaya tersebut tidak memuaskan. Salah satu cara untuk berkeliling masalah definisi adalah untuk mendefinisikan jazz "istilah" lebih luas. Berendt mendefinisikan jazz sebagai bentuk "seni musik yang berasal dari Amerika Serikat melalui konfrontasi orang kulit hitam dengan musik Eropa", ia berpendapat bahwa jazz berbeda dari musik Eropa dalam jazz yang memiliki hubungan "khusus untuk waktu, yang didefinisikan sebagai 'ayunan' "," sebuah spontanitas dan vitalitas produksi musik di mana improvisasi memainkan peran ", dan" kemerduan dan cara ungkapan yang cermin individualitas dari musisi jazz melakukan ".
Travis Jackson juga mengusulkan definisi yang lebih luas dari jazz yang mampu mencakup seluruh era yang berbeda secara radikal: ia menyatakan itu adalah musik yang mencakup kualitas seperti "berayun ', improvisasi, interaksi kelompok, mengembangkan sebuah" suara individu, dan menjadi 'terbuka' untuk kemungkinan musik yang berbeda Krin Gabbard mengklaim bahwa" jazz adalah membangun "atau kategori yang, sementara buatan, masih berguna untuk menunjuk" sejumlah musics dengan cukup umum harus dipahami sebagai bagian dari sebuah tradisi yang koheren ".
Sementara jazz mungkin sulit untuk menentukan, improvisasi jelas salah satu elemen kunci. Awal blues pada umumnya terstruktur sekitar pola panggilan-dan-respon yang berulang, unsur umum dalam tradisi lisan Afrika Amerika. Suatu bentuk musik rakyat yang meningkat di bagian dari lagu kerja dan bidang hollers Hitam pedesaan, blues awal juga sangat improvisasi. Fitur-fitur ini mendasar dengan sifat jazz. WhilProxy-Connection: hidup terus-Cache-Control: max-age = 0
dalam unsur-unsur musik klasik Eropa interpretasi, ornamen dan pendampingan kadang-kadang kiri ke kebijaksanaan yang berprestasi itu, tujuan utama adalah pemain memainkan komposisi seperti yang tertulis.
Dalam jazz, Namun, pemain ahli akan menafsirkan sebuah lagu dengan cara yang sangat individu, tidak pernah memainkan komposisi yang sama persis dengan cara yang sama dua kali. Tergantung mood pemain dan pengalaman pribadi, interaksi dengan sesama musisi, atau bahkan anggota audiens, seorang musisi jazz / pemain dapat mengubah melodi, harmoni atau waktu penandatanganan di akan. musik klasik Eropa telah dikatakan media komposer. Jazz, namun, sering ditandai sebagai produk kreativitas egaliter, interaksi dan kolaborasi, menempatkan nilai yang sama pada kontribusi dari komposer dan pelaku, 'tangkas berat [ing] klaim masing-masing komposer dan improvisasi' .
Di New Orleans dan Dixieland jazz, performer bergantian bermain melodi, sementara yang lain countermelodies improvisasi. Dengan era swing, big band datang untuk lebih mengandalkan musik diatur: pengaturan entah tertulis atau dipelajari oleh telinga dan hafal - banyak artis jazz awal tidak bisa membaca musik. solois Individu akan berimprovisasi dalam pengaturan ini. Kemudian, di bebop fokus bergeser ke arah kelompok-kelompok kecil dan pengaturan minimal; melodi (dikenal sebagai kepala "") akan dinyatakan secara singkat pada awal dan akhir bagian, tapi inti dari kinerja akan menjadi serangkaian improvisasi dalam tengah. Kemudian gaya jazz seperti jazz modal meninggalkan gagasan ketat kemajuan akord, yang memungkinkan individu musisi berimprovisasi bahkan lebih bebas dalam konteks skala tertentu atau mode. avant-garde dan idiom jazz bebas izin, bahkan memanggil, meninggalkan chords, sisik, dan meter berirama.

Telah lama ada perdebatan di komunitas jazz atas definisi dan batas-batas "jazz". Meskipun perubahan atau transformasi jazz oleh pengaruh baru awalnya sering dikritik sebagai kehinaan "," Andrew berpendapat Gilbert jazz yang memiliki kemampuan "untuk menyerap dan mengubah pengaruh" dari gaya musik yang beragam. Sementara beberapa penggemar jenis tertentu jazz berpendapat untuk definisi sempit yang mengecualikan berbagai jenis musik juga dikenal sebagai "jazz", musisi jazz sendiri sering enggan untuk mendefinisikan musik mereka bermain. Duke Ellington menyimpulkan dengan mengatakan, "Ini semua musik." Beberapa kritikus bahkan menyatakan bahwa musik Ellington bukanlah jazz karena diatur dan mengatur. Pada teman sisi lain Ellington dua puluh solo Earl Hines's "transformatif versi "komposisi Ellington (pada Earl Hines Dimainkan Duke Ellington dicatat pada tahun 1970) yang dijelaskan oleh Ben Ratliff, New York Times kritikus jazz, seperti" sebagai contoh yang baik dari proses jazz sebagai sesuatu di luar sana ".
Berorientasi komersial atau populer yang dipengaruhi musik jazz bentuk memiliki keduanya lama dikritik, setidaknya sejak munculnya Bop. penggemar jazz tradisional telah diberhentikan Bop, tahun 1970-an jazz [era fusi dan banyak lain] sebagai periode penurunan nilai komersial dari musik. Menurut Bruce Johnson, musik jazz selalu memiliki ketegangan "antara jazz sebagai musik komersial dan bentuk seni" catatan Gilbert itu. Sebagai gagasan tentang kanon jazz adalah berkembang, "prestasi masa lalu" dapat menjadi "... istimewa atas kreativitas istimewa ..." dan inovasi seniman saat Village Voice. jazz kritikus Gary Giddins berpendapat bahwa sebagai penciptaan dan penyebaran jazz semakin dilembagakan dan didominasi oleh perusahaan hiburan besar, jazz adalah menghadapi "sebuah. .. masa depan berbahaya kehormatan dan penerimaan tertarik "David Ake. memperingatkan bahwa penciptaan" norma "dalam jazz dan pembentukan tradisi jazz" "mungkin mengecualikan atau sampingan lainnya yang lebih baru, avant-garde bentuk jazz . Kontroversi juga muncul lebih dari bentuk-bentuk baru jazz kontemporer dibuat di luar Amerika Serikat dan berangkat secara signifikan dari gaya Amerika Di satu pandangan mereka merupakan bagian penting dari pengembangan saat ini jazz itu;. di lain mereka kadang-kadang dikritik sebagai penolakan terhadap tradisi jazz penting.

Asal kata "Jazz"

Asal-usul dari jazz kata adalah salah satu yang paling dicari asal-usul kata dalam bahasa Inggris Amerika modern. Bunga intrinsik Kata's - American Dialect Society menamakannya Firman Abad Twentieth - telah menghasilkan penelitian yang cukup besar, dan sejarahnya dengan baik didokumentasikan. Seperti dijelaskan lebih rinci di bawah, jazz dimulai sebagai istilah slang Pantai Barat sekitar tahun 1912, yang berarti yang bervariasi tetapi tidak mengacu pada musik atau seks. Jazz datang berarti musik jazz di Chicago sekitar tahun 1915. Jazz dimainkan di New Orleans sebelum waktu itu, tapi tidak disebut jazz.
Jazz kata membuat salah satu penampilan yang paling awal di San Francisco bisbol menulis pada tahun 1913. "Jazz diperkenalkan ke San Francisco pada 1913 oleh William (Spike) Slattery, olahraga Call editor, dan disebarkan oleh pemimpin-band bernama Seni Hickman itu tercapai. Chicago dengan 1915 namun tidak mendengar di New York sampai setahun kemudian. "Salah satu kegunaan yang dikenal pertama dari kata jazz muncul di 3 Maret 1913, artikel bisbol di San Francisco Bulletin oleh ET "Scoop" Gleeson .

Aliran-aliran dalam jazz

Alat musik yang digunakan

Pemusik jazz terkenal

Indonesia

Jerman

baca selengkapnya >>

Sabtu, 09 Oktober 2010

Cerita Minggu untuk sang Ibu

Termenung sejenak dengan secangkir kopi yg telah dibuatkan teman untuk saya dan sebatang rokok " superfine clove cigarette " sebut saja djarum super. saya bingung benar2 sangat bingung sekali baru saja beberapa jam yg lalu saya posting dengan judul yg tak menentu yaaah hanya perkenalan saja yg bnyak ngeyelnya.
mungkin potingan untuk yg ke dua di hari ini tepatnya hari minggu tanggal 10-10-2010, merupakan hari yg sangat kelabu bagi saya. kenapa ?! setelah saya memposting dengan judul "hahhihuheho" saya tertidur lelap karena lelah, ok lah saya tidur nyenyak bgt karena tadi malam saya tidur jam 02.30 dan itu pun ditemani oleh salah seorang sahabat saya yg namanya Varin, langsung saja pada topik pembicaraan. untuk kali ini saya tidak akan terlalu banyak bicara atau apa lah semacamnya karena dalam postingan ini saya pun berat untuk berbagi dengan sahabat semua, tapi itu harus !.
Dalam tidur saya yg sangat lelap, saya terhanyut kedalam sebuah mimpi, mimpi apa ?
itu yg akan menjadi topik kita kali ini, ya " CERITA MINGGU UNTUK SANG IBU ", dalam mimpi saya, cuman ada bayangan IBU ( kenapa saya harus membuat tulisan tebal dan garis bawah pada kata IBU ? karena saya adalah orang yg sangat menghormati IBU ) tapi entah kenapa seakan-akan bayangan itu hilang pupus begitu saja ? karena dalam mimpi itu saya bermimpi klo IBU saya telah meninggal ! oh no ! tidak mungkin !, mungkin saya tidak percaya dengan mimpi itu, dan memang saya tidak akan pernah percaya..! dalam mimpi itu saya hanya melihat seorang IBU yg telah tiada, apa dia meninggalkan kita ? cukup begitu sedih dengan berita itu walawpun hanya dalam mimpi, di mimpi saja saya sudah benar2 menangis apa lagi dalam kenyataan ? bisa2 saya pingsan lebih parahnya lagi mampus ! hanya sekedar cerita saja yg memang nyata saya alami, saya ingin mengajak kepada anda jangan lah kita menyakiti seorang IBU sedikit apapun, walawpun sesakit apa yg dirsakan IBU oleh kita pasti bakalan termaafkan. Memang suatu tradisi bagi kita semua kita mengingat IBU hanya dalam keadaan butuhnya saja. betulkah ? saya yakin seyakin-yakinnya diantara kita banyak yg seperti itu.. jd saya mohon dan please dengan sangat kepada anda semua jangan pernah kita menyakiti setitik apapun !

thnks.. byebye :)

camkan dalam hati anda :
" SAYA ADALAH ORANG YANG SANGAT MENGHORMATI SEORANG IBU "
baca selengkapnya >>

hahihuheho

hahaha.. postingan kali ini agak sedikit bego tp lumayan untuk dibaca dari pada diam trus..
sebenernya agak lupa-lupa ingat sih buat menulis kali ini, tp coba saya pikir2 ternyata ktemu jg, hahaha..
sblumnya saya mau bertanya, apa yg anda rasakan hari ini ???
apa sama juga yg saya rasakan pada hari ini ? gk jelas bgt... heheh
oh iya dari pertama kali saya membuat blog ini saya blm pernah mengenalkan diri saya sendiri. ap[a anda mau tahu siapa saya sebenarnya ??
pasti penasaran kan?? hahaha.. bnyk bacot nih..
bukannya saya sombong tapi memang kenyataan sih kaya gini saya adalah anak ke tiga dari lima orang bersaudara, nama saya InsanIponk K. apa anda tahu dibalik kata "K" itu ? mungkin sebagian dari anda ada yg beranggapan "K" itu Kamil,Kevin,Kunti atau apa lah sejenisnya yg penting "K" saja. ngaco semua ! huh.. heheh
ok deh saya buka diri kata "K" pada akhir nama saya yaitu bener yg tadi KEVIN, etss.. jgn anggap Kevin Aprilio ! namun sebetulnya saya lebih ganteng dari pada dia klo dibandingin.. hehehe.. lah emg bener ??? ya jelas lah gantengan saya dari pada dia kata ibu saya.. hahaha..
saya terlahir melalui rahim ibu, apa anda jg bgitu ?? mudh2n bgitu, coz temen kelas saya ada yg terlahir dari telur sih, jd saya bingung mana yg normal ?!..
sungguh bangga sekali saya bisa berkenalan dengan anda, eh ngomong2 nama anda siapa ?? saya blm knal anda tuh !
ok lah kita berkenalan kembali, mohon izin dulu ya pada semuanya saya sakit gk bisa masuk kuliah ! nah loh ? kq jadi ksitu sih ? hahah..
mmmmppp ( mikir dulu nih ) heheh. oh iya, saya punya 2 orang adik namanya yg paling kecil dan dia lumayan imut tp sory gk kaya anak babi imut2nya!, tp emg bener kan anak babi tuh imut ? hehehe.. kata org sih gt.
nama adik saya sebut saja LC, sebenernya LC apa sih ? LEONARDO DICAPRIO ya bener itu dia yg saya maksud, jgn salah dia ternyata lebih ganteng dari saya, tp dia bener adik saya, gk percaya ? ywdh klo gk percaya tanya saja pada rumput yg bergoyang ! hahah lagunya Ebit dong! emg bener lagunya ebit toh..hehe, kq dari td bercanda terus sih ? serius donk cuy..
okok siap boz saya mulai serius nih.. hehe. apa anda masih mendengengarkan saya ?? ya mungkin sebagia dari anda ada yg cukup merasa bosan tp gpp toh emg saya sendiri lagi bosan, iya bener saya sangat bosan sekali kenapa ? karena tangan saya agak bandel nih ngetik seenaknya aja, hhhhaaaaaaaa...
kita lanjut ya ceesku semuanya yg ada di dunia.. saya tahu kq penggemar saya bnyk maka dari itu saya berkata semua yg ada di dunia.. iya emg bener semua yg ada di dunia emg milik tuhan..
btw ( nah loh ? bingung kan btw apaan ?? ywdh yg blm tahu saya kasih tau sekarang, btw tuh by the way, gt om.. kq kaya lagunya RHCP ya, bingung jg kan RHCP apaan ? yah lama2 aku bosan deh klo gini, lah anda bnyk tanya sih, hehehe. RHCP itu RED HOT CHILI PAPPER, ya anda benar 100 buat anda, emg kuis ? hahah ngeyel terus nih org kerjaannya,, lama2 jd gila donk!)
kayanya cuman segini postingan saya kali ini abis gk ada yg mau dengerin sih, saya kan tadi bertanya kq malah yg jawab saya2 jg sih ?! mungkin saya lagi apes aja gt ya ?? hahah ywdh deh nanti dilanjut aja,, sekian dari saya ya..
byebye :)
baca selengkapnya >>

Jumat, 08 Oktober 2010

FORGET SILVIANA

FORGET SILVIANA
Kategori:
Musik - Indie
Keterangan:
kami adalah Band yang mengusung aliran melodic punk , kami terbentuk April 2010 , mengapa kita memberi nama FORGET SILVIANA ? itu mungkin tanda tanya besar , kami disini akan menjelaskan nama tersebut . caritanya mah di angkat dari sebuah cerita nyata yang d alami salah seorang personil forget silviana dengan seorang wanita bernama risma silviana .setelah terjalin sebuah cerita yang mungkin sangat pilu d rasakan oleh nya .dan sekarang dia hanya ingin melupakan wanita itu .dari sana kita mengangkat nama FORGET SILVIANA dengan single pertama kami song to silviana . kami disini hanya segilintir orang yang hanya ingin berkarya melalui musik dan di dengarkan oleh para pendengar musik . oiya disini Band kami terdiri dari 4 orang + 1 crew & officer . keep support terus ya teman :) tanpa dukungan kalian kami tidak mungkin ada dan berada disini bersama kalian teman :) Thankss ... Cheeers :)
PERSONIL
InsanIponk Kamil
MANAGER
Hanif Milati Nugraha
CREW & OFFICER
Indra Looner
BASS + VOC
Rian Adrian
LEAD 2 + VOC
Davik K Romza
LEAD 1
Iggitt Deedlebags
DRUMMER

Informasi Kontak



Email:
forgetsilviana@rocketmail.com | forgetsilviana@yahoo.co.id
Situs Web:
http://www.mmd.com/forgetsilviana http://www.myspace.com/forgetsilviana http://www.reverbnation.com/forgetsilviana
Kantor:
West Java
Lokasi:
Bandung, Indonesia
baca selengkapnya >>

Kamis, 07 Oktober 2010

TRISUM ( Dewa budjana, Balawan, Tohpati )

1st Edition

"Bila menyimak album "gitar" ini maka yang terbersit dalam benak saya adalah bagaimana Tohpati dan I Dewa Gede Budjana bersama bintang tamu I Wayan Balawan tampil sebagai peracik yang terampil. Karena mereka betul-betul tampil sebagai peracik dari karakter bermain gitar yang berbeda. Mereka meracik lintas genre yang bisa ditelisik dari arransemen setiap komposisi, bayangkan betapa gak mudahnya merajut berbagai kecenderungan bermusik: ada jazz, rock, bluegrass serta etnikal." (Denny Sakrie – Pemerhati Musik)

I Dewa Gede Budjana dan Tohpati adalah penggagas dari Trisum. Bersama I Wayan Balawan, musisi yang terkenal dengan teknik tapingnya sebagai bintang tamu, mereka bersinergi menghasilkan karya yang mumpuni yaitu album bertajuk 1st Edition. 9 komposisi dalam album ini dihadirkan dengan cita rasa musikal yang sophisticated. Bisa disimak dalam lagu Kromatiklagi karya Budjana atau Mahabarata karya Tohpati. Atau Mainz In My Mind karya dari Balawan.  Selain karya sendiri, Trisum juga secara apik menginterpretasikan karya Ismail Marzuki berjudul Keroncong Kemayoran yang dibesut dengan alunan jazzy tanpa kehilangan ruh keroncongnya. Simak juga kepiwaian mereka bertiga dalam mengolah lagu tradisional Cublak Cublak Suweng atau Jali Jali dengan aransemen dan sound modern.
Sedikit mengingatkan bahwa awal terbentuknya Trisum adalah di tahun 2004 dimana Budjana, Tohpati, dan Balawan tampil sepanggung dalam sebuah peluncuran produk. Setahun kemudian mereka bertiga tampil di pagelaran Java Jazz Festival dimana sambutan penonton sangat antusias. Mereka kembali tampil sepanggung dalam konser bertajuk Dialog Tiga Gitar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Mardjuki (TIM) pada akhir tahun 2005. Di konser inilah kiprah tiga gitaris handal ini semakin dikenal luas oleh publik, dimana selanjutnya mereka pun roadshow ke berbagai kota di Indonesia.
TIDAK SEKEDAR NGE-JAM BARENG
Dalam setiap penampilannya Trisum didukung oleh deretan musisi, sebut saja Indro  Hardjodikoro (electric bass), Sandy Winarta (drum), Eugen Bounty (clarinet), Bang Sat (seruling), dan Jalu Pratidina (kendang). Nama-nama inilah yang juga mendukung album 1st Edition.
Proses rekaman dilakukan secara bersamaan dan live dalam rangka mendapatkan ‘nyawa’ dan suasana seperti saat Trisum menggelar konser. Tapi patut dicatat bukan berarti rekaman live ini menjadi  sekedar ajang nge-jam bareng, karena Budjana dan Tohpati sebagai motor dari Trisum menggawangi proyek ini secara terstruktur dengan pola-pola musik yang sudah didesign rapi sebelumnya. Walhasil pengerjaan album ini memakan waktu lama dan menuntut kerja tim yang tinggi. Inilah tantangannya. Tetapi buah kerja keras mereka terbayar dengan hasil sebuah album yang berkualitas.
Trisum – 1s Edition dirilis oleh SONYBMG pada bulan April 2007 dalam format CD regular dan CD Deluxe. Untuk format Deluxe terdapat bonus DVD berupa The Making Of. Semoga album ini dapat diterima dan dinikmati oleh semua kalangan dan menjadi penyemangat kreativitas para musisi Indonesia lainnya untuk terus berkarya dan berkarya.    



Album 1st Edition Track Listing :
1. Cublak Cublak Suweng
2. Kr Kemayoran
3. October Rain
4. Guitar In The Midnight
5. Mainz In My Mind
6. Kromatiklagi
7. Mahabarata
8. Medley: Caka-Lukisan Pagi
baca selengkapnya >>

Rabu, 06 Oktober 2010

aku, kamu, dia dan kita semua

DENGARKAN,RENUNGKAN DAN RASAKAN...
Untaian katamu ternyata palsu Janji indah telah kau ingkari untuk teus menjadi sahabatku
Tahukah kau sobat???Bahwa segala luka yang menyobek hatimu Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku Bahwa darah yang menetes dari luka ituSeiring air mata yang mengalir di pipiku
Sadarkah kau sobat???Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu Adalah mimpi terburuk yang membebaniku Bahwa sikap dinginmu untukku Adalah pedang yang terus menghujam dadaku
Dulu secercah tawamu yang indah Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum Tapi kini semua telah berubah Dan bukan lagi kebahagiaan yang mampu kau berikan padaku
Karena sahabat…Kau khianati aku dan kau cemari ikatan kita Kau dengan mudah melepas jemariku Padahal kau melihat aku Rapuh tanpa kau di sampingku
Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat Bila ku salah…Sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku marah Takkan pernah jadi milikku Kemana aku harus mencari semua???
Kau meninggalkan ku dengan alasan yang mengada-ada Kau menarik dirimu Di saat aku masih bertahan menyelamatkan semua Kini apa yang bisa ku raih lagi???Hanya tatapan dingin Kebungkaman,kata-kata kasar dan pengkhianatan
Mengapa kau rusak hubungan ini???Dengan kebohonganmu,kebosananmu,dan kepura-puraanmu???Kau memang sungguh tega temanku Kau hanya menganggap persahabatan kita Dalam bentuik saling memanfaatkan
Kenapa aku yang kau sakiti???Kenapa kita bisa mengenal???Dan kenapa aku terlalu percaya padamu???
Jawaban itu takkan pernah ada sahabat Yang ada hanyalah kerianganmu terbebas dariku Dan kesakitanku yang sangat menyiksa
Terus ku bertanya padamu Apakah ada kata sahabat di hidupmu??seperti apa sahabat yang sempurna untukmu???Dan kenapa kau tinggalkan aku??
Tapi kau takkan mau menjawab Cuma penggalan kalimat yang bisa kau utarakan“Aku tak mau membahasnya”
Sudahlah sobat sekarang cuma beribu maaf untukmu dariku Maaf bila ku yang bersalah Hingga persahabatan ini berakhir Maaf bila terus mengusik kehidupanmu sekarang yang begitu indah MAAF SEKALI LAGI MAAF…Bila samapai kapanpunku takkan pernah busa menghapus Semua bayanganmu dan kenanganmu
Meski kau telah pergi dan takkan kembali Meski kauingin menuntaskaku Dan menghapus aku dari hidupmu Dan meski kau hanya sahabat yang membawa luka bagiku
Bagiku…Kau selalu jadi sahabatku Selalu dalam hidupku Karena kau adalah sahabat Yang memiliki arti Dari dulu sampai sekarang


DAPATKAH KITA MENJADI TEMAN TANPA BATASAN APAPUN ??


baca selengkapnya >>

Minggu, 03 Oktober 2010

Jenis-jenis Fotografi dari berbagai sumber

Fotografi Jurnalistik (Journalism Photograpy) Fotografi Jurnalistik adalah foto yang khusus menampilkan foto-foto yang mempunyai nilai berita, bisa berupa benda, atau situasi kehidupan manusia yang menarik perhatian umum karena aktualitasnya (news) sebagai berita yang mampu mengungkap kejadian, menjelaskan dan menimbulkan rasa ingin tahu. (Kamus Fotografi karangan Bram Nejad) Menurut pengertian Hick, foto jurnalistik adalah suatu berita yang disajikan dalam bentuk foto atau bisa diistilahkan sebagai suatu kejadian yang ditampilkan dalam “bahasaâ€� gambar.

Fotografi Pernikahan (Wedding Photograpy) Fotografi Pernikahan adalah fotografi yang mengkhususkan diri pada pengabdian momen-momen atau peristiwa pernikahan. Untuk menekuninya diperlukan pemahaman teknik fotografi, pencahayaan (lighting) serta adat dan tata cara pernikahan. (Kamus Fotografi karangan Bram Nejad)

Fotografi Arsitektur (Architecture Photograpy) Fotografi Arsitektur yaitu cabang fotografi yang mengkhususkan pada objek-objek arsitektur dengan pendekatan dokumenter, seni dan komersial. (Kamus Fotografi karangan Bran Nejad) Fotografi Arsitektur merupakan hasil karya dokumentasi yang dapat menampilkan tidak hanya kepentingan Dokumentasi namun juga estetika dalam hal arsitektural, seni, ekspresi, komunikasi, etika, imajinasi, abstaksi, realita, emosi, harmoni, drama, waktu dan kejujuran serta dimensi yang tersirat. (Ari Purwanting : arsitek, penulis, dosen dan ibu rumah tangga) 
Fotografi Fashion (Fashion Photograpy) Fotografi Fashion adalah fotografi yang khusus mengabdikan foto busana dan perlengkapannya. Seorang fotografer fashion harus mampu memadukan busana dengan sang model agar menjadi gambar (foto) yang harmonis. (Kamus Fotografi karangan Bram Nejad)

Fotografi Udara (Aerial Photograpy) Fotografi Udara adalah fotografi khusus pemotretan udara. Bisa digunakan untuk keperluan pemetaan, survey atau pengukuran tata ruang dan pertanian. ( Kamus Fotografi karangan Bram Nejad) Fotografi Udara adalah kombinasi antara Wireless Technology, Remote Controlled dan Flying Ballon yang dipadukan dengan kretivitas, pengalaman dan inovasi dalam dunia fotografi menghasilkan jasa pemotretan udara yang mampu mendongkrak kesan, nilai dan arti lebih sebuah properti. (sumber : www.dynton.com)

Fotografi Seni (Fine Art Photograpy) Fotografi seni adalah fotografi yang digunakan khusus untuk mengekspresikan karya seni serperti layaknya kanvas dan kuas. (Kamus Fotografi karangan Bram Nejad)

sumber : http://www.lintasberita.com/Fun/Tips-Trick/mengenal-jenis-jenis-fotografi
baca selengkapnya >>

Tips Dasar Menguasai Fotografi Untuk Pemula

(graphos) dengan cahaya (photos). Ada anggapan bahwa hobi terhadap seni fotografi hanya untuk golongan tertentu (menengah ke atas). Dahulu Anggapan tersebut mungkin ada benarnya. Hal ini terkait dengan mahalnya harga unit kamera SLR (Single Lens Reflect), aksesoris serta penggunaan media film dalam operasionalnya. Namun saat ini anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, mengingat hasil foto tidak lagi disimpan dalm film, namun dalam storage berupa file-file, sehingga jauh lebih murah dalam proses pencetakaannya. Selain itu, harga kamera-kamera DSLR (Digital Single Lens Reflect) semakin terjangkau. Jadi, fotografi bukan hanya untuk kalangan tertentu, fotografi adalah untuk semua kalangan. Untuk itu, disini saya akan mengutip beberapa tips dasar fotografi untuk pemula yang ingin memulai menekuni seni fotografi:
1. Kamera. Perangkat Kamera merupakan senjata utama dalam seni fotografi. Saat ini beberapa perusahaan telah mengeluarkan produk-produk yang sangat custom, mulai dari paket yang dijual untuk kelas pemula, seperti Nikon D40 hingga kelas profesional seperti Canon EOS 5D Mark II. Sehingga range harganyapun menjadi lebih lebar. Namun bagi Anda yang belum mampun membeli kamera, bisa diakali dengan meminjam ataupun patungan. Syarat dasar keberadaan perangkat ini dimaksudkan untuk memudahkan anda dalam mengenal dan mempraktekan teknik-teknik dasar fotografi.
2. Pengenalan Teknik Dasar. Teknik-teknik dasar yang wajib Anda kuasai sebagai langkah awal anda menekuni seni/hobi fotografi adalah Deep Of Field (DOF), Silhouette, Backlight, Foto Outdoor (ideal dilakukan antara pukul 07.00 - 10.00), Komposisi.
3. Wawasan. Untuk lebih mengikuti perkembangan teknik fotografi, ada baiknya anda selalu meng-update wawasan anda melalui majalah, pameran serta komunitas fotografi (misalnya: www.fotografi.net)
4. Praktek. Semakin tinggi jam terbang anda dalam menggunakan kamera anda, semakin handal foto-foto hasil biikan anda. Anda bisa melakukannya dengan hunting ke obyek-obyek yang berbeda supaya tidak membosankan, seperti bangunan kolonial/tradisional (composition), sawah/pedesaan (landscape), pasar (human interest) atau pantai (silhouette)

sumber : http://tipsanda.com/2008/10/22/tips-dasar-menguasai-fotografi-untuk-pemula/
baca selengkapnya >>

sejarah fotografi dunia ( bagian2 )

SEJARAH FOTOGRAFI DUNIA


Dari Mo Ti hingga Mendur Bersaudara

Kalau anak kecil minta diajarkan cara menggunakan kamera digital, pasti dalam beberapa menit Anda bisa membuatnya anteng menjeprat-jepret obyek yang dia incar. Tapi bagaimana kalau dia minta diceritakan tentang cara pembuatan kamera digital? Hmm, tulisan ini mungkin bisa membantu Anda.

Dalam buku “The History of Photography” karya Alma Davenport, terbitan University of New Mexico Press tahun 1991, disebutkan bahwa pada abad ke-5 Sebelum Masehi (SM), seorang lelaki berkebangsaan Cina bernama Mo Ti sudah mengamati sebuah gejala fotografi. Apabila pada dinding ruangan yang gelap terdapat lubang kecil (pinhole), maka di bagian dalam ruang itu pemandangan yang ada di luar akan terefleksikan secara terbalik lewat lubang tadi.

Selang beberapa abad kemudian, banyak ilmuwan menyadari serta mengagumi fenomena pinhole tadi. Bahkan pada abad ke-3 SM, Aristoteles mencoba menjabarkan fenomena pinhole tadi dengan segala ide yang ia miliki, lalu memperkenalkannya kepada kyalayak ramai. Aristoteles merentangkan kulit yang diberi lubang kecil, lalu digelar di atas tanah dan memberinya jarak untuk menangkap bayangan matahari. Dalam eksperimennya itu, cahaya dapat menembus dan memantul di atas tanah sehingga gerhana matahari dapat diamati. Khalayak pun dibuat terperangah.

Selanjutnya, pada abad ke-10 Masehi, seorang ilmuwan muslim asal Irak yang bernama Ibnu Al-Haitham juga menemukan prinsip kerja kamera seperti yang ditemukan Mo Ti. Ia pun mulai meneliti berbagai ragam fenomena cahaya, termasuk sistem penglihatan manusia. Lalu, Haitham bersama muridnya, Kamal ad-Din, untuk pertama kali memperkenalkan fenomena obscura kepada orang-orang di sekelilingnya. Waktu itu, obscura yang ia maksud adalah sebuah ruangan tertutup yang di salah satu sisinya terdapat sebuah lubang kecil sehingga seberkas cahaya dapat masuk dan membuat bayangan dari benda-benda yang ada di depannya. Tak heran, pada abad ke-11 M, orang-orang Arab sudah memakainya sebagai hiburan dengan menjadikan tenda mereka sebagai kamera obscura.

Kemudian kamera obscura mulai diteliti lagi oleh Leonardo da Vinci, seorang pelukis dan ilmuwan, pada akhir abad ke-15. Ia menggambar rincian sistem kerja alat yang menjadi asal muasal kata "kamera" itu dan mulai menyempurnakannya. Pada mulanya kamera ini tidak begitu diminati karena cahaya yang masuk amat sedikit, sehingga bayangan yang terbentuk pun samar-samar. Penggunaan kamera ini baru populer setelah lensa ditemukan pada tahun 1550. Dengan lensa pada kamera ini, maka cahaya yang masuk ke kamera dapat diperbanyak, dan gambar dapat dipusatkan sehingga menjadi lebih sempurna.

Pada tahun 1575, para ilmuwan berhasil membuat kamera portable yang pertama. Tapi kamera buatan yang sangat kuno ini tetap hanya bisa digunakan untuk menggambar. Lalu pada tahun 1680 lahir kamera refleks pertama yang penggunaannya juga masih untuk menggambar, tapi sudah memiliki sedikit kemajuan. Tapi, lantaran bahan baku untuk mengabadikan benda-benda yang berada di depan lensa belum ditemukan, maka kamera ini juga masih dipakai untuk mempermudah proses penggambaran benda.


Joseph Nicephore Niepce

Sejarah penemuan film baru dimulai pada tahun 1826. Joseph Nicephore Niepce, seorang veteran Perancis, bereksperimen menggunakan kamera obscura dan plat logam yang dilapisi bahan aspal untuk mengabadikan gambar sebuah obyek. Setelah 8 jam mengekspos pemandangan dari jendela kamarnya melalui proses “Heliogravure”, ia berhasil melahirkan sebuah imaji yang agak kabur dan mempertahankan gambar secara permanen. Keberhasilannya itu dianggap sebagai awal dari sejarah fotografi. Gambar yang dibuat oleh Niepce itu diberi judul “View from The Window at Le Gras” dan menjadi foto pertama yang pernah ada di dunia.
Kalau nama Niepce tercatat sebagai fotografer pertama yang mengabadikan sebuah gambar, Louis J.M. Daguerre adalah orang yang pertama kali membuat foto yang di dalamnya terdapat sosok manusia. Pada foto yang diambil dari jarak jauh di tahun 1839 itu, tampak seseorang lelaki sedang berdiri dan mengangkat salah satu kaki saat sepatunya sedang dibersihkan oleh orang lain di pinggir sebuah jalan raya. Daguerre dinobatkan sebagai orang pertama yang berhasil membuat gambar permanen pada lembaran plat tembaga perak yang dilapisi larutan iodin, lalu disinari selama satu setengah jam dengan pemanas mercuri (neon). Proses ini disebut “daguerreotype”. Untuk membuat gambar permanen, pelat itu dicuci dengan larutan garam dapur dan air suling.

Percobaan-demi percobaan terus berlanjut, sampai akhirnya William Henry Talbott dari Inggris pada 25 Januari 1839 memperkenalkan “lukisan fotografi” yang juga menggunakan kamera obscura, tapi ia membuat foto positifnya pada sehelai kertas chlorida perak. Kemudian, pada tahun yang sama Talbot menemukan cikal bakal film negatif modern yang terbuat dari lembar kertas beremulsi, yang bisa digunakan untuk mencetak foto dengan cara “contact print”. Teknik ini juga bisa digunakan untuk cetak ulang layaknya film negatif modern. Proses ini disebut Calotype yang kemudian dikembangkan menjadi Talbotypes. Untuk menghasilkan gambar positif, Talbot menggunakan proses Saltprint. Gambar dengan film negatif pertama yang dibuat Talbot pada Agustus 1835 adalah pemandangan pintu perpustakaan di rumahnya di Hacock Abbey, Wiltshire, Inggris.

Penemuan-penemuan teknologi pun semakin bermunculan seiring dengan masuknya fotografi ke dunia jurnalistik. Tapi, lantaran orang-orang jurnalistik belum bisa memasukkan foto ke dalam proses cetak, mereka menyalin foto yang ada dengan menggambarnya memakai tangan. Surat kabar pertama yang memuat gambar dengan teknik ini adalah The Daily Graphic, yakni pada 16 April 1877. Gambar berita pertama dalam surat kabar itu adalah sebuah peristiwa kebakaran.

Kemudian, ditemukanlah proses cetak “half tone” pada tahun 1880 yang memungkinkan foto dimasukkan ke dalam surat kabar. Foto paling pertama yang ada di surat kabar adalah foto tambang pengeboran minyak Shantytown yang muncul di surat kabar “New York Daily Graphic” di Amerika Serikat pada tanggal 4 Maret 1880. Foto itu adalah karya Henry J Newton.

Fotografi kemudian berkembang dengan sangat cepat. Menurut Szarkowski dalam Hartoyo (2004: 22), arsitek utama dunia fotografi modern adalah seorang pengusaha bernama George Eastman. Melalui perusahaannya yang bernama Kodak Eastman, George Eastman mengembangkan fotografi dengan menciptakan serta menjual roll film dan kamera boks yang praktis. Saat itu, dunia fotografi sudah mengenal perbaikan lensa, shutter, film, dan kertas foto. Penemuan-penemuan tersebut telah mempermudah orang mengabadikan benda-benda yang berada di depan lensa dan mereproduksinya. Dengan demikian, para fotografer, baik amatir maupun profesional, bisa menghasilkan suatu karya seni tinggi tanpa terhalang oleh keterbatasan teknologi.

Pada Tahun 1900 seorang juru gambar telah menciptakan kamera Mammoth. Ukuran kamera ini amat besar. Beratnya 1,400 pon, sedangkan lensanya memiliki berat 500 pon. Untuk mengoperasikan atau memindahkannya, sang fotografer membutuhkan bantuan 15 orang. Kamera ini menggunakan film sebesar 4,5 x 8 kaki dan membutuhkan bahan kimia sebanyak 10 galon ketika memprosesnya.


Orang paling pertama yang ada di foto sejak kamera dibuat.

Lalu, pada tahun 1950, pemakaian prisma untuk memudahkan pembidikan pada kamera Single Lens Reflex (SLR) mulai ramai. Dan di tahun yang sama, Jepang mulai memasuki dunia fotografi dengan memproduksi kamera NIKON. Di tahun 1972, kamera Polaroid yang ditemukan oleh Edwin Land mulai dipasarkan. Kamera Polaroid ini mampu menghasilkan gambar tanpa melalui proses pengembangan dan pencetakan film.

Kemajuan teknologi turut memacu fotografi dengan sangat cepat. Kalau dulu kamera sebesar tenda hanya bisa menghasilkan gambar yang tidak terlalu tajam, kini kamera digital yang cuma sebesar dompet mampu membuat foto yang sangat tajam dalam ukuran sebesar koran.

Sejarah Fotografi di Indonesia

Perkembangan fotografi di Indonesia selalu berkaitan dan mengalir bersama momentum sosial-politik perjalanan bangsa ini, mulai dari momentum perubahan kebijakan politik kolonial, revolusi kemerdekaan, ledakan ekonomi di awal 1980-an, sampai Reformasi 1998.

Pada tahun 1841, seorang pegawai kesehatan Belanda bernama Juriaan Munich mendapat perintah dari Kementerian Kolonial untuk mendarat di Batavia dengan membawa dauguerreotype. Munich diberi tugas mengabadikan tanaman-tanaman serta kondisi alam yang ada di Indonesia sebagai cara untuk mendapatkan informasi seputar kondisi alam. Sejak saat itu, kamera menjadi bagian dari teknologi modern yang dipakai Pemerintah Belanda untuk menjalankan kebijakan barunya. Penguasaan dan kontrol terhadap tanah jajahan tidak lagi dilakukan dengan membangun benteng pertahanan atau penempatan pasukan dan meriam, melainkan dengan cara menguasai teknologi transportasi dan komunikasi modern. Dalam kerangka ini, fotografi menjalankan fungsinya lewat pekerja administratif kolonial, pegawai pengadilan, opsir militer, dan misionaris.

Latar itulah yang menjelaskan mengapa selama 100 tahun keberadaan fotografi di Indonesia (1841-1941) penguasaan alat ini secara eksklusif ada di tangan orang Eropa, sedikit orang Cina, dan Jepang. Berdasarkan survei dan hasil riset di studio foto-foto komersial di Hindia Belanda tentang foto-foto yang ada sejak tahun 1850 hingga 1940, dari 540 studio foto di 75 kota besar dan kecil, terdapat 315 nama orang Eropa, 186 orang Cina, 45 orang Jepang, dan hanya empat orang lokal Indonesia, salah satunya adalah Kasian Cephas.

Kasian Cephas adalah warga lokal asli. Ia dilahirkan pada tanggal 15 Februari 1844 di Yogyakarta. Cephas sebenarnya adalah asli pribumi yang kemudian diangkat sebagai anak oleh pasangan Adrianus Schalk dan Eta philipina Kreeft, lalu disekolahkan ke Belanda. Cephas-lah yang pertama kali mengenalkan dunia fotografi ke Indonesia. Meski demikian, literatur-literatur sejarah Indonesia sangat jarang menyebut namanya sebagai pribumi pertama yang berkarir sebagai fotografer profesional. Nama Kassian Cephas mulai terlacak dengan karya fotografi tertuanya buatan tahun 1875.

Dibutuhkan waktu hampir seratus tahun bagi bangsa ini untuk benar-benar mengenal dunia fotografi. Masuknya Jepang pada tahun 1942 telah menciptakan kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk menyerap teknologi ini. Demi kebutuhan propagandanya, Jepang mulai melatih orang Indonesia menjadi fotografer untuk bekerja di kantor berita mereka, Domei. Pada saat itulah muncul nama Mendur Bersaudara. Merekalah yang membentuk imaji baru tentang bangsa Indonesia.

Lewat fotografi, Mendur bersaudara berusaha menggiring mental bangsa ini menjadi bermental sama tinggi dan sederajat. Frans Mendur bersama kakaknya, Alex Mendur, juga menjadi icon bagi dunia fotografer nasional. Mereka kerap merekam peristiwa-peristiwa penting bagi negeri ini, salah satunya adalah mengabadikan detik-detik pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Inilah momentum ketika fotografi benar-benar "sampai" ke Indonesia, ketika kamera berpindah tangan dan orang Indonesia mulai merepresentasikan dirinya sendiri.
sumber : http://www.insankamil.org/photography-f50/sejarah-fotografi-dunia-t489.htm
baca selengkapnya >>